.
.
.
Author: Alya Nirmala J.
—
‘Tuyul, kamu gak mau sama nih? Padahal aku pengen ngajak kamu jemput Cindy loh’
Chelsea membaca pesan dari cowok kuntinya itu. Bolpoin yang dipegangnya menari di atas meja. Sambil membalas, ia melirik ke arah sekitar.
Pengen banget malah. Aku kangen sm cindy, tp mau gimana lg coba? Jesslyn sm Cheryl gebet minta temenin ke toko buku. Payah tuh dua anak… Sorry ya kun:)
“Hoy”teriak cewek berambut pirang seangkatan sama Chelsea.
Chelsea membelalakkan matanya dan langsung menutup ponselnya, “Ish, lo ngagetin aja sih Cher!”ketus Chelsea sambil menatap sengit Cheryl.
Cheryl menatap curiga Chelsea, “lo lagi gak main privacy-an sama kita kan?”Tanya Cheryl sambil menarik ponsel Chelsea dari tangannya.
“Ehhh—“ Dengan sengit Chelsea berusaha mengambil ponselnya tersebut.
“Ih, pake password ah! Terlalu private ah Chelsea gak enak!”tukas Cheryl sambil mengerucutkan bibirnya dan meletakkan ponsel Chelsea ke mejanya kembali.
Chelsea tersenyum, “HAHA”ledeknya.
Tiba tiba, tanpa diundang Jesslyn datang dan mengambil kembali IPhone milik cewek yang kini tengah di deketin cowok sekolah.
“Kalo gak Clement , Karel, pasti Bagas. coba aja Cher, HAHA ”usul Jesslyn.
Chelsea tertawa kecil, “Gak akan bisa itu. Percaya sama gue, wkwk”imbuh Chelsea enteng.
Cheryl mengotak atik ponsel tersebut lagi, dan lagi.
Drrtt
One Message from Kunti sayongg
“Kunti sayong? Siapa tuh?” Jesslyn dan Cheryl membelalakkan matanya.
“Iih” Dengan cepat Chelsea menarik ponselnya tersebut dan lari dari kejaran dua cewek rusuh itu.
__
“Ko, koko sering dipanggil Chelsea kunti gak?” Audrey, Jesslyn, dan Cheryl diam diam membuntuti Clement yang tengah mengobrol ria dengan para rekan sebasketnya.
“Gak tuh. Kenapa?”Tanya Clement balik.
Ketiga gadis itu mengangguk paham, “Oke deh ko. Thanks yak, kita bertiga pergi dulu. Dah”salam ketiganya.
Clement menatap bingung trio rusuh itu, “Hey, emang ada apa?”Tanya cewek keturunan Tionghoa itu.
Audrey, Cheryl dan Jesslyn berbalik, “Nothing kok ko. Dah” Dengan cepat mereka bertiga berlari sebelum diintrogasi oleh kakak senior mereka itu.
__
“Huff. Untung gak ketahuan sama tuh anak bertiga”sahut Chelsea seusai naik dari lantai kelas, bertemu dengan cowok yang biasa menunggunya di rooftop.
Bagas menoleh, “Dasar ck, kepo banget. Tapi gak ketahuan kan?”Tanya Bagas sambil menyodorkan botol isotonic biasa ke Chelsea.
Chelsea meneguk air tersebut lalu mulai menarik nafas, “pasti mereka lagi nanyain ke semua orang tentang KUNTI yang aku sebut di ponsel deh Gas”ucap Chelsea sambil menatap kecil cowok yang sebenarnya yang disebut KUNTI SAYONGG dalam kontaknya.
“Haha, udah deh. Gak papa itu. Masih untung kamu buat nama kontak aku KUNTI daripada Bagas sayong”tawa Bagas.
Chelsea tertawa kecil, “Tapi masalahnya itu ada SAYONG-nya. Yah perkiraan mereka, aku punya doi”ketus Cewek berambut dark brown itu.
“Kan emang kamu punya doi, dih aku gak dianggep udah ah”tukas Bagas pura pura childish.
Chelsea memukul pelan pundak Bagas, “dih childish banget deh”argumennya.
Bagas cekikikan, “Chel kamu beneran gak mau jemput Cindy nih? Padahal aku bawa mobil nih, biar gak ketahuan backstreet-an kita?”tawar Bagas.
Chelsea menatap iris mata Bagas, “coba aja kakak bilang sama Jejes sama Cheryl, susah tuh anak berdua”ketusnya.
Bagas mengangguk, “yaudah deh, turun yuk?”
Chelsea menggeleng.
“TARAAAAA” Dia mengeluarkan sesuatu dari belakangnya.
“Sebagai back dari aku. Ini lumayan enak kok. Gak asin kayak kamu semalam, wkwk”ledek Chelsea sambil membuka sebuah kotak makan yang dibawanya.
“gimana mau asin coba? Namanya juga roti bakar emang ada garemnya? Tuyul tuyul” Bagas geleng geleng kepala tertawa melihat tingkah cewek cantiknya itu.
“Makasih ya” Dia mengambil kotak makan yang sudah dibuka Chelsea.
Cewek sunda itu mengangguk sambil tersenyum, “Sama sama:)”
“berapa menit lagi waktu istirahat Chels?”Tanya Bagas.
Chelsea melirik jam tangannya, “dua puluh menit lagi. Is jam tangan kemaren gak kamu pake kan?”decaknya.
Bagas cengengesan, “kelupaan. Tadi di atas tempat tidur, hehe. Eh makan sama aja yuk!”ajak Bagas sambil mengambil salah satu roti yang ada di kotak.
Chelsea menggeleng.
“Cie mau disuapin cie. Aaaa” Tangan Bagas mendarat di dekat bibirnya sambil memegang roti tersebut.
Chelsea menutup rapat mulutnya dan langsung mengambil roti satunya lagi dan mendarat juga di dekat bibir Bagas.
“Satu dua tig—“
Keduanya tersenyum ketika mendapat suapan dari masing masing pasangan.
“Enak kan?”Tanya Chelsea sambil mengunyah roti tersebut.
Bagas tersenyum, “Bikinin lagi besok yah!”
Chelsea mengangguk sambil mengedipkan sebelah matanya.
__
Bagas tersenyum melihat Chelsea, Cheryl, dan Jesslyn pulang bersama menaiki mobil Jesslyn.
Hati Hati yaaa♥
Cowok Palembang itu semakin mengembangkan senyumnya ketika mendapat pesan dari Chelsea.
Oke oke, kamu juga yah♥ jangan sampe ketahuan sm Cheryl sm Jesslyn wkwk
Sipp sayongg kuntikuu, Dahh dah♥
Bagas memakai sitbellnya, menyalakan mesin dan pergi meninggalkan sekolah.
“Diem diem ngekorin gak papa kali yah”
__
‘brrrmmmm’
Jesslyn memasang muka jutek setelah berusaha beberapa kali, mesin di mobilnya berhenti di tengah jalan.
“Kenapa Jess? Kok gak bisa mulu?”Tanya Cheryl yang duduk dibelakangnya.
Jesslyn mengangkat bahu dan melirik sekilas Chelsea yang disampingnya.
“Coba aja lagi Jess”usul Chelsea yang pemfokusannya masih pada IPhonenya.
Jesslyn mengangguk,
“IIHHHH! KAYAKNYA MOGOK NIH! ISSS!” teriaknya keki sambil keluar dari mobilnya.
Chelsea dan Cheryl kemudian mengikutinya.
“MATI DEH KITA, INI JALAN TIKUS JEJESS! JARANG ORANG DISINI! LIAT DEH PADA SEPI! INI NIH, GARA GARA ELO YANG SOK SOKAN BAWA MOBIL TANPA PENGETAHUAN MAMI LO!”toa Cheryl panik.
“KALO LO JUJUR AJA, LO BAKAL DIKASIH STNKNYA TERUS KITA BISA LEWAT JALAN BIASA JEJESSS!! GUE TAKUT! NTAR KAYAK DI FILM FILM, ADA PENJAHAT YANG NYULIK KITAAA! JEJESS GUE RINDU RUMAH! KANGEN MAMI SAMA PAPI!”teriak Cheryl lagi.
Jesslyn dan Chelsea menutup kedua telinganya.
“IS CHERYL BULE MAMPET LO DIEM AJA BERISIKK PEA”sahut Jesslyn tidak mau kalah.
“KALO KITA DICULIK GIMANA? LAGIAN INI SUNYI BANGET!”jawab Cheryl.
Chelsea berdekhem menyiapkan nyalinya untuk menandingi dua toa ini, “INI SEMUA GARA GARA KALIAN! KALO GAK GUE UDAH BISA PULANG SAMA B—“
Diem!
“sama siapa? Cepet bilang!”tukas keduanya. Mata Jesslyn dan Cheryl mengintai iris mata Chelsea.
Chelsea menutup matanya rapat, “sama pak supir! HEHEH” Dia cengengesan.
“ah cepet lo kasih tau sama siapa Chelsea!”tukas Cheryl.
“JADI INI KAYAK MANA COBA? UDAH JALANNYA GUE GAK TAU. GAK MUNGKIN KITA MATI NETEP DI JALAN INI KAN?”Chelsea mengalihkan pembicaraannya.
Jesslyn terdiam, “kalo gue nelpon orang rumah, pasti urusannya makin ribet nih”tukas nya pelan.
“YA TUHAN, KALO ADA ORANG YANG DATENG DAN BANTUIN KITA, JIKA DIA LAKI LAKI AKAN GUE ANGGEP KAKAK, KALO PEREMPUAN DIA AKU ANGGEP ADIK”ujar Cheryl tiba tiba.
“mana bisa gitu keles. Kalo ci Monic yang dateng, yang jelas jelas kakak kelas lo mau jadiin adik? Pea lo”komentar Chelsea.
“makanya elo ikutin gue”suruh Cheryl.
Chelsea mengerutkan keningnya, “Oke fine!”
“Ya tuhan kalo ada orang yang dateng dan bantuin kita, jika dia perempuan dia bakal aku anggep saudara, kalo dia laki laki aku anggep diaa—“
“anggep apaa hayoo?” Tiba tiba seorang cowok dateng dengan mobil hitam pekatnya mendekati mereka bertiga.
“Kak Bagas? Pliss bantuin kita”ujar Cheryl dengan raut wajah sok sedih.
Chelsea sedikit membelalakkan matanya lalu tersenyum, “kok bisa yah pas niatannya itu jadi pendamping hidup wakakak “Batin Chelsea.
Bagas mengangguk, “kok bisa mogok?”Tanya Bagas.
“Gak tau tuh Gas. Bantuin dong”ujar Chelsea sok akrab.
Bagas tersenyum kecil diam diam, “tenang aja Chels, eh Cindy ada dimobil tuh”ucap Bagas.
Chelsea berseru ria, “tolong yah gas:) “tuturnya.
Bagas mengedipkan mata, “pasti”
“Cie, kedip kedip cie”ledek Jesslyn.
Bagas tertawa kecil. Dia mulai memeriksa apa yang rusak dari mobil Jesslyn.
Tak butuh waktu lama bagi seorang Bagas.
“Dah siap tuh”ujar Bagas.
“Makasih ya kak!”seru keduanya.
“Chelsea mana?”Tanya Cheryl.
“Kalian pulang duluan aja dulu. Chelsea kakak pinjem sehari boleh dong. HAHA, dahh”ucap Bagas sambil tersenyum masuk ke dalam mobilnya.
Jesslyn dan Cheryl mengangguk, “asal dibalikin kak, HAHA”
__
“yah yah kok mereka pulang? Aku gimana?”Tanya Chelsea yang baru sadar.
“kamu pulang sama aku aja yul, wkwk♥”
Chelsea tertawa. “sip wkwk”
__
Thanks for reading:)
follow my ask: @alyanirmalaa
my twitter @AlyaBRDS
my instagram @nirmala_alya
and my facebook Alya Nirmala Jambak.
Thankyouuu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar